Rp240 Miliar untuk Pelabuhan

SIBUK: Kesibukan di salah satu sudut Pelabuhan Telaga Punggur Batam. Sejumlah pelabuhan lain di Kepri akan  dibangun dengan bantuan APBN.

SIBUK: Kesibukan di salah satu sudut Pelabuhan Telaga Punggur Batam. Sejumlah pelabuhan lain di Kepri akan dibangun dengan bantuan APBN.

Menteri Perhubungan Kucurkan APBN ke Provinsi Kepri

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dalam tahun 2013 ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp240 miliar guna membangun fasilitas pelabuhan di sejumlah kabupaten di Provinsi Kepri.

“Di antara fasilitas pelabuhan yang akan dibangun pada tahun 2013 itu adalah di Malarko Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun dengan anggaran sebesar Rp99 miliar,” ujar Drs H Sofyan Samsir, anggota Komisi III DPRD Kepri yang antara lain membidangi Perhubungan dan Infrastuktur menjawab wartawan, Kamis (25/4) kemarin.

Selain kegiatan pembangunan fasiltas pelabuhan laut Malarko di Karimun, pada tahun ini juga Kepri mendapat alokasi pembangunan fasilitas Pelabuhan Tanjung Mocoh di Tanjungpinang sebesar Rp60 miliar dari APBN.

Sebagai daerah kepulauan, urai politisi asal Partai Golkar itu, fasilitas pelabuhan sangat menentukan dalam menunjang perekonomian daerah, terutama untuk memperlancar arus barang dan penumpang. Sebagai contoh Pelabuhan Malarko di Karimun diharapkan menjadi pelabuhan peti kemas ke depannya, selain pelabuhan antar pulau.

Selain membangun fasilitas pelabuhan di kedua kabupaten/kota tersebut, Kementrian Perhubungan RI juga menganggarkan alokasi dana untuk penyelesaian pembangunan fasilitas pelabuhan di sejumlah pulau terluar di Kepulauan Riau, diantaranya di Kecamatan Subi, Kecamatan Midai, Kecamatan Pulau Laut, Kecamatan Serasan dan Kecamatan Jemaja di Letung.

Khusus Kecamatan Midai yang selama ini belum bisa disandar Kapal Pelni seperti KM Bukit Raya atau KM Binaiya, pada tahun 2013 ini dialokasikan anggaran Rp30 miliar dari kebutuhan Rp60 miliar guna menambahan fasilitas pelabuhan yang ada saat ini, sehingga apabila proyek ini dapat diselesaikan pada tahun 2014 mendatang, Kelud akan dapat sandar di pelabuhan pada musim-musim tertentu.

Demikian juga dengan alokasi fasilitas pelabuhan untuk Kecamatan Pulau Laut sebesar Rp30 miliar pada 2013 ini. Dengan akan dimulainya pembangunan dermaga di Pulau Laut, diharapkan keselamatan dan keamanan penumpang yang turun dan naik ke kapal.

Adapun lokasi pembangunan fasilitas pelabuhan lainnya di Kepri yang mendapat kucuran dana APBN 2013 di antaranya Serasan Rp7 miliar, Letung Kecamatan Jemaja, Anambas Rp8 miliar dan Kecamatan Subi Rp6 miliar.

Serasan dan Subi di Natuna sama halnya dengan Kecamatan Midai, hingga kini kapal Pelni belum bisa sandar karena tidak tersedianya pelabuhan. Penumpang dan barang terpaksa dinaikkan di tengah laut.(TAUFIK)

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *