Berdoa Sambil Titikan Air Mata

KEHILANGAN: Jamaah salat Jumat yang juga ikut salat gaib untuk almarhun Uje di Masjid Raya Kota Tanjungpinang, kemarin.

KEHILANGAN: Jamaah salat Jumat yang juga ikut salat gaib untuk almarhun Uje di Masjid Raya Kota Tanjungpinang, kemarin.

Jamaah Masjid Raya Salat Gaib untuk Almarhum Uje

Uje memang tak asing bagi kaum muslim Tanjungpinang yang menyukai dakwah. Ustad pemilik masa lalu yang lekat dengan kenakalan ini (baca Gaya & Selebriti) pertama kali datang ke Tanjungpinang di Masjid Raya Batam, tahun 2008 silam.

Hari itu Jumat, dan masjid kebanggan warga Tanjungpinang ini disesaki jamaah. Bahkan anak-anak dan ibu-ibu pun datang hanya untuk mendengar isi dakwah serta paras ustad berwajah menawan ini. Rasa kehilangan itu terlihat ketika usai salat gaib, tak sedikit jamaah yang menitikkan air mata.

Doa gaib yang dibacakan Imam Masjid Raya Al Hikmah Tanjungpinang, Muhammad Iwan bin Hamzah, menyadarkan jamaah bahwa Uje sudah meninggalkan dunia. Ia pergi meninggalkan istri Pipik Dian Irawati Popon dan tiga orang anak masing-masing Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.

Selepas salat gaib, Iwan dengan jujur mengakui kehilangan.

“Tentunya kami sangat berbelasungkawa terhadap kepergian Uje yang terasa begitu cepat. Siapa yang tidak menyangka hidup dan mati itu di tangan yang maha kuasa. Mana ada satu orang umat pun yang tahu,” ungkapnya.

Iwan juga mengungkapkan, dirinya pengagum sosok Uje. Di matanya, Uje adalah ustad dengan pribadi yang tangguh dalam menyampaikan dakwah. Di depan seluruh jamaah, Uje selalu memberikan nuansa baru baik dari intonasinya, gaya berdakwah. Sehingga tidak sedikit cara-cara Uje banyak yang diikuti oleh rekan-rekan dekatnya hingga kini.

Yang membuat Iwan terkenang, saat Uje datang ke Masjid Raya, ia tak menunjukkan kelebihannya sebagai ustad yang juga selebriti. Menurutnya, sosok Uje belum bisa tergantikan oleh ustad lain dan diterima semua kalangan. Doa yang dipanjatkan jamaah ialah agar Uje selamat di akhirat.

Informasi diterima Tanjungpinang Pos, ustad dan imam di sejumlah masjid di Kepri secara berjamaah melaksanakan salat gaib, sebagai bentuk kecintaan terhadap sosok ustad gaul itu.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah juga turut berduka atas meninggalnya Uje. Bahkan, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, mengaku kaget saat pertama kali mendengarkan kabar meninggalnya sang ustad. Diakui Lis, masyarakat Tanjungpinang memiliki kenangan sendiri bagi Ustad Uje. Karena, ustad ini yang diidolakan kaum muda, ibu-ibu dan juga bapak-bapak ini, cukup sering berceramah di Tanjungpinang.

“Kita semua kehilangan sosok ustad Uje, ini sudah takdir, namun apa yang pernah disampaikan oleh almarhum, tentang agama, tentang kebaikan, harus kita jalankan, untuk benteng dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ditegaskan Lis, ia mewakili masyarakat Tanjungpinang, hanya bisa mendoakan dan mengucapkan bela sungkawa atas kepergian Uje, semoga kebaikan yang dilakukan oleh almarhun, diterima disisi-Nya. Selamat dalam kehidupan di akhirat.

Sementara itu, dari Jakarta dikabarkan sebelum meninggal Uje sempat ngopi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Saat ngopi itu, Uje pun sempat meminta doa agar selamat dunia dan akhirat.

Hal itu disampaikan oleh kerabat Uje, Ustad Bucep yang juga ikut ngopi bareng dengan almarhum. Ustad Bucep menuturkan bahwa Uje sempat membeli dua slop rokok dari seorang Sales Promotion Girl (SPG) saat ngopi bareng bersamanya.

“Jadi pas jam 11 ada SPG yang nawarin rokok ke kita dan kebetulan itu bukan rokok kita. Nah, saat itu Uje justru panggil SPG itu dan beli dua slop rokok dari dia,” ungkap Ustad Bucep saat ditemui di rumah duka Uje di Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro, Rempoa, Tangerang, Jumat (26/4).

Saat membeli dua slop rokok tersebut, sang SPG sempat diusir seorang Satpam. Uje yang melihat kejadian itu langsung meminta Satpam tak mengusirnya dan memberikan satu slop rokok kepadanya.
Nah, saat kejadian itu lah, Uje sempat meminta doa kepada SPG dan Satpam.

“Saat membayar ke SPG, dia sempat bilang ‘doakan saya selamat dunia dan akhirat’,” ujarnya.

Dan doa itulah yang dipanjatkan warga Tanjungpinang untuknya. Selamat jalan Uje. Semoga mendapatkan cahaya terang di sana. Semoga negeri ini akan melahirkan ustad-ustad yang bisa diterima semua kalangan sepertimu. Amin.(SUHARDI – ABAS)

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *