Korban Nyaris Dilindas Truk

Laka lantas di Km 8 atas. Dua pengendara terkapar di jalan.

Laka lantas di Km 8 atas. Dua pengendara terkapar di jalan.

Sehari, Dua Kecelakaan di Tanjungpinang

Kecelakaan di jalan raya kembali terulang. Bahkan, Rabu (1/5), terjadi dua kecelakaan berbeda di Tanjungpinang, yang menyebabkan empat pengendara terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Lebih mengerikan, kecelakaan karena tersambar mobil lori di belakang nyaris terulang lagi. Beruntung, sepeda motor yang berada di depan hanya tersenggol sedikit hingga tak berujung maut.

Informasi yang diperoleh, akibat kecelakaan itu, ada korban korban yang sampai patah tulang. Namun, ada juga hanya luka lecet.
Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Adi Sucipto Batu 12 sekitar Hotel Aston Tanjungpinang.

Kecelakaan berawal saat korban, yaitu Indra (16) pengendara Yamaha Vega ZR berwarna dengan Nomor Polisi BP 4625 BJ yang membonceng Deni (19), melaju dari dari arah Tanjungpinang ke Kijang.

Kendaraan ini melaju kencang, sementara dari arah berlawanan juga melaku kendaraan Honda Beat BP 3782 WJ berwarna putih, dikendarai Riat (18) membonceng Frengki (18) yang juga dalam kecepatan tinggi. Lalu, persis di dekat kantor DPRD Kepri yang lama,
Batu 12, kedua kendaraan ini bertabrakan. Akibatnya, keempat remaja ini terjungkal di aspal.

Sementara itu, kecelakaan kedua terjadi tak jauh dari Kantor SAR Batu 8 Atas. Dua unit sepeda motor hancur dan pengendara menderita luka luka dan langsung dibawa untuk pengobatan.

Kejadian ini bermula ketika pengendara, Herlin, mahasiswa Stisipol dengan sepeda motornya megapro nopol BM 5838 WD melaju. Dari arah berlawanan ada sebuah mobil. Tanpa disadari, di belakang mobil tersebut ada pengendara sepeda motor BP 2804 TB yang tiba- tiba berbelok di di depan Herlin. Kecelakaan pun terjadi.

Sempat Hantam Lori
Kecelakaan ini nyaris kembali mengulang mobil melindas korbannya. Dalam kecelakaan di depan Hotel Aston, satu sepeda motor yang terlibat tabrakan, Vega ZR sempat disenggol sebuah truk yang sedang melaju.

Beruntung, posisi motor yang tersenggol itu tidak tepat berada di depan truk. Akhirnya, pengendara hanya terjatuh dan terjungkal di aspal.

Saat menjalani perawatan, salah satu korban, Indra mengaku sempat tak sadarkan diri.

“Saya tidak tahu pas waktu kejadiannya seperti apa. Saya tadi habis buang sampah bersama Deni dan saya mau pulang ke rumah,” ujar Indra sambil menahan kesakitan di dadanya di ruang UGD RSUP Provinsi Kepri.

Sang dokter yang menangani mengatakan, selain mengalami luka lecet, korban juga akan dirontgen. Seperti Indra yang mengeluhkan dadanya sakit.

Sementara itu, Sukatman pengemudi lori yang bermuatan batu granit yang sempat menyenggol salah satu motor yang kecelakaan mengatakan, pengemudi motor dengan kecepatan tinggi hingga terjatuh di jalan raya.

“Kendaraan mereka sempat mengantam lori saya. Saya langsung membawa mereka ke rumah sakit bersama seorang anggota tentara,” ujar Sukatman.

Sempat Dilarang Bawa Motor
Secara terpisah, Nurhayati, tante dari Riat dan Frengki yang tinggal di KM 8, mengungkapkan kedua keponakannya ini baru datang dari Padang tiga bulan yang lalu. Katanya sudah satu minggu ini keduanya tidak diberi izin untuk mengendarai motor dengan alasan jika keduanya memakai motor, keduanya tidak ingat waktu.

“Mereka jika pakai motor tidak tahu waktu, pasti mereka bawa untuk main PS2. Bukan hanya itu, minyak motor pasti kering dan motor selalu diperetelin. Maka dari itu motor tak diberi pakai sudah satu minggu. Hanya tadi mau ambil barang di Batu 13 mereka diizinkan bawa motor. Tapi, pas dikasih motor, langsung hancur begini,” ujarnya. (TIM REDAKSI)

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *