SD 011 Cerdas Cermat, Maitreyawira Bahasa Inggris

Siswa Maitreyawira saat lomba pidato Bahasa Inggris

Siswa Maitreyawira saat lomba pidato Bahasa Inggris

Cara Sekolah di Tanjungpinang Memaknai Hari Pendidikan Nasional

SD 011 di Jalan Suka Berenang Kecamatan Bukit Bestari berbeda dari biasanya. Biasanya, suasana hening yang terasa di lingkungan sekolah, tapi kali ini hingar bingar. Bahkan, kadang sorak sorai terdengar.

Ternyata, di sekolah ini ada perlombaan cerdas cermat. Mereka yang mengikuti cerdas cermat hanya dibatasi siswa yang duduk di kelas 4,5 dan 6.

Perlombaan ini dibagi menjadi tiga regu, yaitu regu A diwakili kelas 6, regu B kelas 4 dan Regu C kelas 5. Dari lomba, juri pun membongkar jawaban pertanyaan, sedikitnya 80 pertanyaan.

“Ini pertama kali diadakan, sebab tahun lalu kita hanya melakukan perlombaan olahraga dan seni,” kata Roslinda, satu juri.

Hal luar biasa lagi, lomba cerdas cermat di sekolah tak ubahnya seperti lomba cerdas cermat tingkat kota. Ada bel dan bahkan dilengkapi lampu. Ternyata, bel itu merupakan bantuan dari RRI.
Saat itu, untuk menambah semarak acara, para guru-guru pun sepakat mengadakan lomba karaoke antar guru

Sementara itu, di Sekolah Swasta Maitreyawira yang terletak di Jalan Ir Sutami Tanjungpinang juga tak jauh berbeda. Sorak sorai siswa terdengar menghebohkan. Ternyata, yang digelar saat itu lomba pidato Bahasa Inggris antarsiswa. Tak hanya itu, di gedung serbaguna setempat, juga ada lomba tanding catur, dan vokal grup lagu wajib nasional antar kelas.

Pembina Osis Sekolah Maitreyawira Tanjungpinang, Evi Marina Sitompul menjelaskan, kegiatan itu tidak hanya bertujuan untuk mencari siswa berbakat dalam menggunakan bahasa Inggris, tapi juga untuk mengasah keberanian siswa tampil di depan banyak orang.

“Pesertanya, siswa SMK dan SMA,”ungkap Evi.

Pantauan Tanjungpinang Pos, masing-masing peserta yang keseluruhan berasal dari anak Tionghoa itu tentunya terlihat sangat terampil dalam mengucapkan kata-kata berbahasa Inggris.

Hampir keseluruhan di antara mereka tidak ada yang menggunakan teks dalam berpidato. Tema yang dipilih pun beragam, namun dari keempat tema yang ditentukan panitia, tampak lagi-lagi tema yang mengangkat tentang Ujian akhir nasional menjadi pilihan setiap peserta.

Salah satu pelajar SMK yang menjadi peserta lomba Pidato, Tina mengaku tanding pidato bahasa inggris bukan semata untuk cari pemenang.

“Sebenarnya masih belum bisa, namun harus berani mencoba,”timpalnya.

Sementara, di lokasi yang sama pertandingan catur yang diikuti belasan siswa SMA dan SMK sekolah Maitreyawira berlangung lancar, tampak sejumlah pelajar yang terdiri dari kelas 10 dan 11 tersebut serius mengikuti perlombaan meskipun dinilai hadiah yang mereka dapatkan sangat kecil nilainya.(Suhardi-Desi-Abas)

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *