82 Siswa Ikuti LKS Tingkat Provinsi

TINJAU: Gubernur Kepri, HM Sani meninjau lokasi pelaksanaan LKS didampingi Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan perintis berdirinya segaligus mantan kepala SMKN 1 Karimun, M Dali. F-alrion/tanjungpinang pos

TINJAU: Gubernur Kepri, HM Sani meninjau lokasi pelaksanaan LKS didampingi Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan perintis berdirinya segaligus mantan kepala SMKN 1 Karimun, M Dali.
F-alrion/tanjungpinang pos

Sebanyak 82 siswa SMK dari Kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bertarung dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) mulai 5-9 Mei yang dipusatkan di SMK Negeri 1 Karimun. LKS ini secara resmi telah dibuka Gubernur Kepri HM Sani, Senin (6/5) siang kemarin. Lomba ini menjadi ajang seleksi bagi siswa SMK menjadi perwakilan Kepri untuk mengikuti LKS tingkat nasional ke-21 di Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Yatim Mustafa dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk menjadikan siswa SMK menjadi tenaga kerja yang siap pakai, memiliki kompetensi yang unggul sesuai dengan kompetensi yang diuji. Juga akan membentuk siswa yang berakhlak mulia, jujur dan berkarakter, berbudi pekerti luhur dan lainnya.

“Ada banyak manfaaat lomba ini selain lomba kopetensi kemampuan,” ujarnya.

Siswa SMK dari Kepri juga telah berpartisipasi di beberapa lomba, baik tingkat nasional dan internasional. Dalam lomba LKS tingkat internasional, SMKN 1 Batam pernah mengutus dua siswanya ke London Inggris 2011 lalu.

Selain itu, pernah juga ke Cina. Meskipun hanya meraih Juara Harapan 1, tetapi Kepri patut berbangga karena anaknya mampu mewakili Indonesia pada lomba di China tahun 2012 lalu yang diwakili siswa SMK dari Batam dan Natuna.

Jenis yang dilombakan pada LKS tahun ini yakni automobile technology, welding, electrical installation, grafic design technology,IT, sofware aplication, autocad building, IT, Network support, web disign, electronic aplication, secretary marketing, acounting, computer aided drawing and disign, fishery.

HM Sani menegaskan, Kepri harus siap bersaing dengan tenaga kerja asing yang pada tahun 2015 sudah bebas bekerja di Kepri ini. Kalau tidak disiapkan dari sekarang, mungkin warga Kepri akan jadi penonton yang baik di rumah sendiri.

“Prestasi harus ditingkatkan. Hari ini harus lebih baik dari sekarang dan hari esok adalah harapan,” kata Sani singkat.

Usai membuka secara resmi LKS di SMKN 1 Karimun, Sani melanjutkan kunjungan kerja ke Pulau Buru lalu kembali ke Tanjungpinang. Meskipun hanya berlangsung singkat, kunjungannya ke Karimun cukup bermakna dengan harapan siswa SMK Karimun dapat berprestasi baik di tingkat Kepri dan nasional.

Sungguh ironis memang, tidak satu pun prestasi yang diraih SMK Negeri Karimun selama tahun 2012 baik di tingkat Kepri apalagi tingkat nasional.

Hal ini harusnya menjadi catatan tersendiri bagi kepala sekolah, guru dan Dinas Pendidikan agar lebih memaksimalkan tugasnya sebagai tenaga pendidik dalam mengajar anak-anak yang tak lain adalah generasi penerus pembangunan Karimun. (yon)

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *