Bawaslu Siap Tindak Caleg Melanggar Aturan Kampanye

SOSIALISASI: Ketua Bawaslu Kepri, Razaki Persada (berdiri), siap menindak caleg yang melanggar aturan kampanye. Hal ini diungkapkan, saat sosilisasi pemilu yang digelar KPU Kepri, Kamis (11/7) di Hotel Pelangi, Tanjungpinang. foto Suhardi.

SOSIALISASI: Ketua Bawaslu Kepri, Razaki Persada (berdiri), siap menindak caleg yang melanggar aturan kampanye. Hal ini diungkapkan, saat sosilisasi pemilu yang digelar KPU Kepri, Kamis (11/7) di Hotel Pelangi, Tanjungpinang.
foto Suhardi.

Tanjungpinang – KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terus melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan pemilu 2014 mendatang. Seperti Kamis (11/7) di Hotel Pelanggi, Tanjungpinang. KPU menggelar sosialisasi pedoman pelaksanaan kampanye pada pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD tahun 2014.

Kegiatan yang mengangkat tema”Sosialisasi Kampanye dan Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pemilu 2014” ini, dihadiri Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Kepri, Hamdani, Ketua Bawaslu Kepri, Razaki Persada, utusan media, mahasiswa, dan perwakilan partai peserta pemilu. Dan komisioner KPU Kepri lainnya, KPU Kabupaten dan Kota.

Dalam sosialisasi pemilu tersebut, materi yang paling banyak dibahas, tentang pedoman pelaksanaan kampanye pemilu dan peran media masa terhadap kampanye. Sesuai dengan undang-undang yang ditentukan KPU nomor 2 tahun 2013, di mana disebutkan setiap caleg wajib memahami materi dan metode kampanye, jadwal kampanye, pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye, larangan kampanye, sanksi-sanksi yang bisa terjadi dalam kampanye.

Komisioner KPU Kepri, Said Sirajuddin, menjelaskan sukses pemilu 2014 merupakan sukses kita bersama. KPU terus berusaha untuk menciptakan pemilu berjalan lancar, damai, sukses secara subtansial dan prosedural. Artinya, pemilu yang memiliki kapabilitas pemimpin yang amanah dan layak memimpin masyarakat. Pemilu 2014 sukses secara prosedur yang telah ditentukan oleh KPU Pusat.

”Kami mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam mengawasi serta ikut mensukseskan pemilu dengan baik,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kepri, Razaki Persada, mengatakan setiap caleg yang berkampanye wajib mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat. Misalnya, tidak diperbolehkan mencantumkan nomor urut maupun daerah pemilihan sebelum tanggal 16 Maret hingga 5 April 2014.

”Masa kampanye terbuka hanya boleh dilakukan selama 21 hari. Setelah itu, para caleg wajib menertibkan kembali atribut kampanye miliknya,” tegasnya

Razaki Persada juga mengungkapkan bahwa ia akan memberikan peringatan bagi caleg yang melanggar. Kalau sudah diberikan surat teguran, namun masih tidak dihiraukan, maka Bawaslu akan menindak caleg yang melanggar, sesuai kesalahan yang telah dilanggar, sesuai dengan ketentuan dan aturan KPU Pusat.(SUHARDI)

Pin It

One thought on “Bawaslu Siap Tindak Caleg Melanggar Aturan Kampanye

  1. Media apa saja yang dikategorikan pelanggaran kampanye sebelum h-21 tsb? Karena jelas sekali sudah banyak atribut kampanye seperti poster, spanduk, baligho caleg yang dipajang sepanjang jalan umum. Belum lagi yang memakai media social seperti Facebook sbg media kampanye.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *