M kata Susila, terlihat kaku saat berjalan untuk melintasi mesin pemindai. M, lanjut Susila, adalah penumpang Lion Air dengan tujuan penerbangan dari Batam-Cengkareng-Denpasar.

“Saat dilakukan tes urine hasilnya negatif, tapi dugaan kita itu upaya untuk menghilangkan dugaan awal,” ujar Susila.

Tidal ingin dikelabui, kata Susila, petugas kemudian melakukan pemeriksaan mendalam di hanggar Bea Cukai.

“Hasilnya petugas menemukan dua bungkus plastik yang diduga berisi metamphetamine (sabu) yang disembunyikan di dalam sandal kanan dan kiri M,” kata Susila.

Susila menambahkan dua bungkus plastik yang berisi serbuk kristal tersebut seberat 511 gram. Dari pengakuan M kata Susila, ia bersama seorang rekannya berinisial MI yang sudah berada di ruang tunggu A3  Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Dari hasil pemeriksaan petugas, MI juga menyembunyikan mentamphetamine di sandal kiri dan kanannya seberat 528 gram,” papar Susila.

Atas temuan itu kedua pria tersebut, kata Susila akan diserahkan kepada petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).