Close

Pengertian Hewan Endemik dan Contohnya

Apakah Anda pernah mendengar hewan endemik? Jika masih bingung dengan istilah tersebut, Anda bisa mengulik informasinya melalui artikel ini. Hewan yang ada di muka bumi ini sangatlah beragam jenisnya. Salah satunya diklasifikasikan ke dalam hewan endemik. Seperti apa hewan endemik itu? Mari cari tahu!

Pengertian Hewan Endemik

Istilah hewan endemik memiliki pengertian yakni suatu spesies yang mendiami suatu wilayah tertentu secara alami. Hal ini didukung dengan kekhasannya tersendiri yang tidak bisa ditemukan di wilayah lainnya.

Dikatakan endemik, ketika hewan tersebut benar-benar spesies asli. Selain itu, tidak bisa ditemukan di kawasan lain. Wilayah yang memiliki hewan endemik memiliki keanekaragaman hayati dengan endemisme yang cukup tinggi. Hal ini memungkinkan wilayah tersebut dihuni  spesies endemik lainnya. Jumlahnya pun perlahan akan meningkat.

Namun, wilayah dengan tingkat endemisme tinggi cukup terancam. Ancaman tersebut berupa pembakaran hutan guna membuka lahan hingga penebangan yang merajalela. Kedua hal ini menjadi penyakit yang banyak timbul di berbagai negara. Padahal, hewan endemik patut untuk dijaga dan dilestarikan.

Bagaimana Pelestarian Hewan Endemik?

Keanekaragaman hayati patut untuk dijaga dan dilestarikan dengan baik. Hal ini bisa dilakukan dengan adanya kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Untuk melakukannya, Anda bisa menerapkan beberapa cara berikut ini. Ini penjelasannya!

1. Melindungi Keanekaragaman Hayati Secara In-situ

Pertama, Anda bisa melindungi hewan endemik secara in-situ. Cara yang satu ini bisa dilakukan dengan cara yang beragam. Contoh perlindungan secara in-situ yakni dengan melakukan penangkaran harimau Sumatera, pembiakan badak bercula satu secara alami di Ujung Kulon, membuat taman kota, pemeliharaan burung beo di sangkar dan semacamnya.

2. Mendirikan Cagar Alam

Cara lainnya yakni dengan mendirikan cagar alam. Seperti halnya yang dilakukan di Jawa Barat, tepatnya di Ujung Kulon. Hal ini bertujuan untuk melestarikan populasi suatu spesies. Selain itu, akan membantu membiakkan tumbuhan langka yang beragam, seperti halnya jenis anggrek. Tidak hanya itu, alam sekitar pun akan lebih terjaga.

3. Melestarikan dengan Cara Ex-situ

Anda juga menggunakan cara pelestarian secara ex-situ. Pelestarian ini dilakukan dengan cara mendirikan kebun raya, plasma nutfah, taman safari, melestarikan spesies di habitatnya masing-masing. Selanjutnya, bisa dilakukan dengan mendirikan bank sperma agar spesies tidak punah.

4. Mendirikan Taman Laut

Alternatif lainnya bisa dengan membangun taman laut indah yang terawat. Contohnya, Anda bisa menemukan Taman Laut Bunaken yang berada di Sulawesi. Pembuatan taman tersebut tidak lepas dari tujuan yakni melestarikan biota laut, sumber daya hayati pun akan terjaga dengan baik.

Contoh Hewan Endemik

Seperti apa hewan endemik itu? Di Indonesia, hewan endemik sangatlah beragam. Anda bisa menemukannya di berbagai belahan pulau yang ada di Indonesia. Adapun contoh-contohnya yakni sebagai berikut:

  • Sumatera: Harimau Sumatera, Orang Utan Sumatera, Siamang
  • Kalimantan: Kera Belanda, Burung Rangkong, Orang Utan, Bekantan, Pesut
  • Jawa: Macan Tutul, Banteng, Badak Bercula Satu, Suriling/Lutung, Kucing Bakau, Penyu Lekang & Belimbing
  • Nusa Tenggara Timur: Komodo
  • Sulawesi: Babirusa, Anoa, Burung Maleo, Binturong, tarsius
  • Papua: Burung Cenderawasih
  • Bali : Jalak Bali Putih

Nah, itulah ulasan singkat tentang pengertian hewan endemik beserta contohnya. Baik flora atau fauna patut untuk dijaga, sehingga tidak akan punah. Hal ini dibutuhkan kerja sama berbagai pihak, sehingga kenaekaragman hayati pun akan tetap lestari.

Tinggalkan komentar