5 Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia

Seiring berkembangnya teknologi transportasi berupa kendaraan dengan bahan bakar beralih ke tenaga listrik, tentu berpengaruh dengan permintaan dari Nikel.

Hal ini terjadi karena jenis barang tambang ini dijadikan sebagai bahan utama untuk pembuatan baterai dan hal-hal yang berkaitan.

Namun, tahukah Anda Negara penghasil nikel terbesar di Dunia, untuk itu intip beberapa informasi tersebut di bawah ini.

Daftar Negara Penghasil Nikel terbanyak di Dunia

1. Indonesia

Peringkat pertama Negara dengan produksi atau penghasil Nikel terbesar di Dunia di sandarkan  kepada Indonesia. Bahkan hingga saat ini keberadaannya menjadi salah satu bahan pertimbangan atau tolak ukur dari  Negara lain saat ingin terjun serius mengelola Nikel. Penghasilan per tahun untuk jenis tambang ini bahkan melebihi jumlah penghasilan yang didapatkan untuk industri kebun kelapa sawit.

Hingga saat ini cadangan Nikel yang ada di Indonesia masih berkisar pada angka 21 juta MT, tentu jumlah yang  tidak sedikit.  Sedangkan untuk total produksinya sekitar 800.000 MT. Tentu hal inilah yang kemudian menjadikannya berada pada posisi pertama dalam daftar Negara penghasil Nikel terbesar di Dunia.

Editor terkait:

2. Filipina

Di tempat selanjutnya ada Filipina, sebagai bagian dari wilayah Negara yang berada di daerah Asia Tenggara dengan penghasilan produksi Nikel terbesar ke dua setelah Indonesia. Jumlah total lokasi pertambangan yang ada hingga saat ini yaitu sekitar 30  tempat. Ekspor yang dilakukan juga menempati angka ideal untuk jumlah yang dikirimkan.

Namun, kabarnya terdapat 2 lahan yang akan ditutup, sehingga mungkin saja akan berpengaruh dengan jumlah produksi per tahunnya. Sedangkan untuk jumlah total yang dimilikinya sekitar 420.000 MT. Separuh  dari yang dihasilkan oleh Negara Indonesia yang berada di posisi pertama. Untuk jumlah cadangan yang dimilikinya hingga saat ini yaitu sekitar 530.000 MT.

3. Rusia

Negara ke tiga datang dari dataran Eropa yaitu Rusia Negara dengan potensi galian dan juga sumber daya tambang serta mineral yang melimpah. Namun pada beberapa tahun terakhir penghasilannya mengalami penurunan yang tidak terlalu banyak. Sehingga posisinya tetap pada peringkat ketiga setelah Indonesia dan juga Filipina.

Pada setiap tahunnya dinyatakan bahwa untuk jumlah Nikel terus bertambah sekitar 5% hingga menyentuh pada angka total sekitar 229.000 ton. Jumlah cadangan yang dimilikinya yaitu berkisar pada jumlah bilangan angka 240.000 MT. Untuk produksi totalnya yaitu berkisar pada jumlah 7.900.000 MT.

4. New Caledonia

New clendonia merupakan Negara ke empat yang berhasil masuk dalam daftar penghasil Nikel terbesar  di Dunia. Sebagai daerah bagian dari Perancis, peningkatan produktivitas terkait barang tambang ini terus mengalami peningkatan dari 216.000 MT hingga mencapai angka 220.000 Mt. Tentunya perkembangan ini menjadi satu tanda positis akab produksi yang telah dilakukannya.

Walaupun jumlah Nikel yang dimilikinya cukup untuk di ekspor ke luar negeri khususnya China, namun tidak dilakukannya. Alasan utamanya yaitu untuk kegunaan pribadi negaranya dan perbaikan industri di dalamnya. Total jumlah produksi yang dihasilkan yaitu 220.000 MT, dengan jumlah cadangan yang dimiliki yaitu 8.400.000 MT. Hal ini menjadikannya penghasil terbesar pertama dari benua Australia atau Oseania.

5. Australia

Pada posisi ke lima dari daftar Negara penghasil Nikel terbesar di Dunia ada Negara Australia. Pertumbuhan dan perkembangan yang memiliki jurang kurva positif penghasilan, menjadikannya terus melakukan perkembangan atas pengelolaan  Nikel. Selain , pengembangan rencana investasi juga berbanding lurus dengan jumlah permintaan terkait komoditas ini yang semakin meningkat.

Jumlah produksi bisa dilihat pada angka yang dicapai tahun 2018-2019, dimana peningkatan terlihat dari jumlah 170.000 MT menjadi 180.000 MT. Terkait dengan jumlah cadangan yang dimiliki yaitu sekitar 19 juta MT, dengan total produksi 234.000 MT.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Alam atau konten menarik lain di Tanjung Pinang Pos